Jumat, 21 Desember 2018

JANGGAWE


Oleh: Chandra Krisnawan

Janggawe! Adalah langkah telanjang di atas
ceceran beling-beling kolonial

Sajak duka laras dari pucuk daun tembakau
jelang musim panen

juga dari sari-sari nira yang menanjaki rendemen
atau bergelantungnya buah-buah kopi yang memerah

Anak-anak berlari menyerkah zaman
Klik pancaroba bertabuh berkali-berulang
Tapi Janggawe tetap Janggawe

Janggawe! Adalah puluhan tahun
mata cangkul-mata cangkul yang g
upil
membentur batu-batu
bisu

Dan ketika Janggawe bersuara:
Ini tanah
Janggawe yang garap!
Hantu serdadu tanah erpak meraung
di atas lumpur subur

Janggawe! Janggawe! Janggawe!
Pernahtah dikandung ibu pertiwi, engkau?
Surabaya, Desember 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar